Surat dari Menteng Wadas Timur

Awak TRADISILISAN.ID (dari kiri ke kanan: Henri Nurcahyo, Kenedi Nurhan, Andi Sulkarnaen, Pudentia MPSS, Susi Ivvaty, Yul Adriansyah) Sahabat ATe-eLian, Mulai hari ini, Rabu  (1/7/2026), portal khusus mengenai tradisi lisan Nusantara hadir untuk berbagi cerita dan berita tentang para pelaku tradisi dengan berbagai persoalan yang mereka hadapi, termasuk di dalamnya kisah di balik keberadaan tradisi […]

Ritual “Among Tebal” untuk Keseimbangan Semesta

Bulan Februari-Maret adalah saat para petani tembakau di Temanggung mempersiapkan ladang. Bibit-bibit tembakau yang hijau segar telah menunggu untuk disemai. i saat itulah ritual among tebal atau wiwit nandur tembakau di dusun-dusun di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah pun segera digelar. Bucu robyong, ayam ingkung, beras kapuroto, cambah pethek, gula-kelapa, dan beragam sesaji menanti dijampi. Sutopo […]

Sidang Adat Pernikahan Masyarakat Batak Angkola

Pada 11-14 Februari 2021, masyarakat Pargarutan Baru berkesempatan menghadiri upacara Pabuat Boru Marhabuatan yang langka dan unik. Sebuah perayaan, pesta, dan sidang adat yang mereka sebut ‘mangamparruji’: meminta restu untuk pengantin yang hendak menikah.   ahulu, menurut penjelasan Sutan Soripada Mulia Harahap—Raja Panusunan Bulung Luat Pargarutan yang juga Ketua Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) […]

 “Warige”, Radar Pemandu Musim di Lombok

Seperti halnya di beberapa daerah di Nusantara, suku Sasak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, juga memiliki apa yang oleh orang Jawa disebut pranata mangsa. Pranata berarti aturan, dan mangsa tak lain padanan dari kata masa atau musim. erjemahan bebas dua kata itu (pranata mangsa) adalah panduan untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan, terutama di bidang pertanian. […]

Ritual Penanda Identitas Dayak Lawangan

“Balian palas bidan” adalah praktik ritual untuk mengharmoniskan masa peralihan dan perubahan tahap hidup sejak anggota baru dalam suatu keluarga lahir. Namun, akibat jumlah balian di masyarakat suku Dayak Lawangan, kini ritual “balian palas bidan” makin jarang dilakukan.     IGA balian mulai beraksi: balian tuet (balian yang duduk), betinga (balian yang melafalkan mantra), dan […]

Yayasan Asosiasi Tradisi Lisan

Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) sebagai anak kandung Yayasan ATL merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pelestarian, pengembangan, dan pemajuan tradisi lisan sebagai bagian dari warisan budaya takbenda (WBTb) Indonesia yang sangat berharga. Kami hadir sebagai wadah kolaborasi bagi para pegiat budaya, akademisi, peneliti, seniman, komunitas, serta generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan tradisi […]

PENGHARGAAN MAESTRO TRADISI: Berlomba dengan Waktu

rogram ini diadakan oleh Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni, dan Film (NBSF), Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, dengan nama Program Maestro Seni Tradisi bekerja sama dengan Asosiasi Tradisi Lisan (ATL). Sebagai lembaga yang dipercaya melaksanakan program ini, ATL sejak awal tahun 2007 bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti lembaga pendidikan seni di berbagai daerah, Taman Budaya, […]

Saidi Kamaluddin RAJA DULMULUK DARI PALEMBANG

Saidi? Saidi Kamaludin? Tak jauh dari sini. Dua tikungan di depan, lalu belok kanan, tanya saja di sana mana rumah Saidi si “Raja Semalam”. Semua orang yang tinggal di lingkungan itu pasti tahu.   Ungkapan “Raja Semalam” tampaknya begitu melekat pada Saidi, lelaki kelahiran 1938 di Desa Pemulutan, Kecamatan Ogan Komering Ilir (kini Ogan Ilir), […]

Sawir Sutan Mudo SANG “RAJA BERGURAU” 

Mencari di mana keberadaan seniman tradisi seperti Sawir Sutan Mudo ternyata susah-susah gampang. Pada hari pertama kedatangan kami di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, hingga tengah malam tak ada jejak yang ia tinggalkan agar bisa diikuti ke mana ia pergi mangkal atau di mana tampil dalam pentas bagurau.   Sederet informasi tentang keberadaan Sawir bagai menguap […]

Sermalina Maniburi BINABAWA, PENUTUR CERITA DARI WAROPEN

    Ia menururkan cerita, meratapkan syair munaba, dari satu desa ke desa melalui lokasi sulit. Profesi Binabawa memang sudah langka.   Bayangkanlah seorang wanita tua menyusuri kawasan berlumpur yang ditumbuhi pohon-pohon bakau. la juga harus melalui tanah berbukit yang sedikit berkarang, tanah datar berjenis endapan sungai, atau hutan yang berbukit-bukit terjal. Semua dilakukannya untuk […]