BAHASA (DI) PAPUA: “Belekuna” Indonesia…

  “Auram deyok aryi, Dorik ilil kuboka sirim talebmar. Ninyi aryi bai bisam oraming dinyi ara Dorik sirya bikmar. Ninyi aryi, obingyi ura, sekoka yubdi yiraming.” (“Dorik menggigil. Hal itu menakutkannya. Dia tahu apa yang terjadi apabila tertangkap. Kalau tertangkap, dipotong dan dimakan manusia…”)   Buku dalam tiga bahasa itu dibiarkan tergeletak di depan Hannah […]

Menulis Sejarah (di) Kampung Juminahan

Kisah Kampung Juminahan barangkali bukan hal penting bagi orang yang tidak pernah merasa bagian dari kampung itu. Tapi bagi warga setempat, kisah sebuah kampung di Kecamatan Danurejan di Yogyakarta tersebut menjadi kisah menarik tentang kampung-rumah mereka.   Begitu menariknya kisah Juminahan, sampai-sampai pohon jambu hingga foto keluarga sempat mengisi sebuah pameran tentang Juminahan pada pertengahan […]

Ke Singapura Tanpa Rebab Mak Yong

  Pak Khalid Kasim (73) kini sudah memiliki handphone. Luar biasa? Tidak juga!   Di Desa Mantang Arang—sebuah kampung kecil di pulau kecil di Bintan Timur, Kepulauan Riau; tempat lelaki tua “pewaris” utama seni tradisi Melayu bernama Makyong ini tinggal dan bermukim—benda kecil yang kerap dikait-kaitkan dengan simbol kemajuan peradaban itu kini sudah tergolong bukan […]

Mengintip Malayu Lewat Pentas Mak Yong

Kekhawatiran itu akhirnya terjadi juga. Setelah hampir satu jam menyusuri jalan tanah berdebu pada dini hari tanpa bulan, rombongan kecil itu tersadarkan bahwa mereka tersesat. Di kanan-kiri jalan hanya terlihat belukar yang menyerkap. Di kejauhan, kelip pelita yang terpancar dari perahu nelayan seperti timbul-tenggelam.   Rombongan kecil dari Tanjung Pinang itu baru saja menyaksikan pentas […]

Wajah Anak Negeri di Pentas Dulmuluk

Saidi Kamaludin (69) mulai gelisah. Sudah tiga jam lebih lelaki tinggi-besar itu menunggu di emperan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Berulang kali ia menengok jam di tangan kirinya, tetapi orang yang ia tunggu tak kunjung muncul bersama pesanannya: seperangkat alat pengeras suara!   Saidi pantas gelisah. Ia sudah menunggu di sana jauh sebelum kemerahan […]

Jangan Menangis(-i) Mak Yong…

Akhirnya Sarijah (67) jadi juga berangkat ke Singapura. Suaminya, Muhammad Atan Rahman atau biasa dipanggil Pak Atan (almarhum), adalah pewaris utama Mak Yong kelahiran sebuah kampung di Tanjung Kurau, Singapura sekarang ini.   Oleh karena itu, bagi Sarijah kehadirannya bersama rombongan Mak Yong dari Kepulauan Riau ke Negara Pulau itu di perhelatan Singapore Arts Festival […]

Perempuan-perempuan Perkasa dari Cirebon

Tentu saja ini bukan pentas David Copperfield. Tak ada perangkat mutakhir menyertai tontonan yang digelar Grup Sintren Ogan Lapian II dari Desa Cangkring, Cirebon Utara, di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Senin (30/10/1995) malam. Tokohnya pun bukan lelaki penuh pesona, yang dengan gagah berani menyebut diri sebagai “ilusionis terbesar abad ini”, tetapi cuma seorang remaja belia […]

Mencari Identitas yang Hilang

 Replika” tongkonan do saat upacara 100 tahun Injil masuk ke Toraja, (foto KN) Poros Makale-Rantepao masih seperti tiga tahun lalu ketika peringatan 100 Tahun Injil Masuk Toraja (1913-2013) digelar. Tak ada perubahan berarti. Kalaupun ada yang terlihat berbeda, kini jalan penghubung dua ibu kota kabupaten (Tana Toraja dan Toraja Utara) itu sedang sedikit diperlebar.   […]

Dulmuluk sebagai Peristiwa Sosial

  Terminologi dan pemahaman yang selama ini kerap melihat kelisanan selalu mendahului keberaksaraan tak berlaku dalam teater tradisi Abdul Muluk atau Dulmuluk di Sumatera Selatan. Sejarah kelahiran teater rakyat ini justru memperlihatkan fenomena sebaliknya.   Dilihat dari perspektif sejarah kelahirannya, dalam pentas Dulmuluk keberaksaraan (literacy) malah mendahului kelisanan (orality). Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa tradisi […]