Dengan sangat hati-hati, Sutrisman Dinah membelokkan sepeda motornya ke gang sempit itu. Malam belum larut, tetapi atmosfer di sepanjang gang terasa senyap. Di kanan-kiri jalan setapak itu, rumah-rumah panggung—yang bagian kolongnya kebanyakan sudah dibeton—berdiri rapat seperti sambung-menyambung. usul bae kami ke Gang Gading!” Begitu pesan singkat yang kami terima dari Sahilin, […]
Jendela
Tradisi Muang Jong RITUS MENJAGA KESEIMBANGAN ALAM
Akhirnya mau juga Mak Una (69) melantunkan beberapa nyanyian khas Orang Sawang. Gendang yang disodorkan Idris Said (61) pun diraihnya. Alat musik pengiring itu lalu ia kepit di bawah ketiak kiri, sementara jari dan telapak tangan kanannya mulai dipukul-pukulkan ke kulit permukaan gendang, mencari nada-nada ritmis, sebelum syair-syair dalam nada pilu itu terdengar. Ketika […]
“RAMBU SOLO'”: Menenun Duka di Tengah Meriahnya Sebuah Pesta
Ma’badong Nyanyian berisi puji-pujian bagi mendiang Felix Dammen alias Nenek Robin (1922-2002) terus dilantunkan oleh puluhan lelaki yang berdiri saling bergandeng tangan membentuk sebuah lingkaran. Bau anyir darah kerbau dan babi yang masih berceceran di depan rumah tongkonan—rumah adat tempat ritual itu dilangsungkan—tak sedikit pun mengganggu konsentrasi mereka. Sesekali suara para lelaki berkaos […]
Bayi yang Dikuburkan di ”Rahim” Pohon
Air mata Carmelia (48) akhirnya tumpah di hutan bambu di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Wisatawan asal Israel itu menangis sesenggukan begitu Stanislaus Sandarupa (54) usai menjelaskan sistem penguburan mayat bayi di batang pohon, sebuah ritual unik penganut Aluk Todolo atau Alukta (agama para leluhur di Tana Toraja) yang tak ada duanya di muka bumi. uasana pun […]
BAHASA (DI) PAPUA: Kelisanan dan Keberaksaraan
Orang sering keliru menempatkan bahasa ibu dalam konteks keberaksaraan. Dalam banyak kasus, bahasa ibu malah dituding pangkal dari interferensi yang negatif, melanggar kaidah gramatikal, sehingga jadi sumber kekacaubalauan dalam berbahasa yang baik dan benar. Bahasa ibu lalu seperti “dimusuhi” karena dianggap bisa merusak kemampuan bahasa anak dalam pemerolehan bahasa baru: bahasa Indonesia! Akan […]
BAHASA (DI) PAPUA: “Belekuna” Indonesia…
“Auram deyok aryi, Dorik ilil kuboka sirim talebmar. Ninyi aryi bai bisam oraming dinyi ara Dorik sirya bikmar. Ninyi aryi, obingyi ura, sekoka yubdi yiraming.” (“Dorik menggigil. Hal itu menakutkannya. Dia tahu apa yang terjadi apabila tertangkap. Kalau tertangkap, dipotong dan dimakan manusia…”) Buku dalam tiga bahasa itu dibiarkan tergeletak di depan Hannah […]
Menulis Sejarah (di) Kampung Juminahan
Kisah Kampung Juminahan barangkali bukan hal penting bagi orang yang tidak pernah merasa bagian dari kampung itu. Tapi bagi warga setempat, kisah sebuah kampung di Kecamatan Danurejan di Yogyakarta tersebut menjadi kisah menarik tentang kampung-rumah mereka. Begitu menariknya kisah Juminahan, sampai-sampai pohon jambu hingga foto keluarga sempat mengisi sebuah pameran tentang Juminahan pada pertengahan […]
Ke Singapura Tanpa Rebab Mak Yong
Pak Khalid Kasim (73) kini sudah memiliki handphone. Luar biasa? Tidak juga! Di Desa Mantang Arang—sebuah kampung kecil di pulau kecil di Bintan Timur, Kepulauan Riau; tempat lelaki tua “pewaris” utama seni tradisi Melayu bernama Makyong ini tinggal dan bermukim—benda kecil yang kerap dikait-kaitkan dengan simbol kemajuan peradaban itu kini sudah tergolong bukan […]
Mengintip Malayu Lewat Pentas Mak Yong
Kekhawatiran itu akhirnya terjadi juga. Setelah hampir satu jam menyusuri jalan tanah berdebu pada dini hari tanpa bulan, rombongan kecil itu tersadarkan bahwa mereka tersesat. Di kanan-kiri jalan hanya terlihat belukar yang menyerkap. Di kejauhan, kelip pelita yang terpancar dari perahu nelayan seperti timbul-tenggelam. Rombongan kecil dari Tanjung Pinang itu baru saja menyaksikan pentas […]
Wajah Anak Negeri di Pentas Dulmuluk
Saidi Kamaludin (69) mulai gelisah. Sudah tiga jam lebih lelaki tinggi-besar itu menunggu di emperan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Berulang kali ia menengok jam di tangan kirinya, tetapi orang yang ia tunggu tak kunjung muncul bersama pesanannya: seperangkat alat pengeras suara! Saidi pantas gelisah. Ia sudah menunggu di sana jauh sebelum kemerahan […]